Kamis, 14 April 2011

Batik

BATIK MENJADI KEBANGGAAN BANGSA INDONESIA
BAB I
PENDAHULUAN


Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi juga merupakan salah satu wujud kebudayaan nusantara serta sebagai salah satu warisan dunia yang dihasilkan dari bangsa Indonesia. Batik merupakan kain yang dihiasi oleh motif-motif yang memiliki ciri khas tertentu yang dibuat dengan tangan dengan teknik tertentu. Batik dengan segala keindahannya sudah lama memukau orang hingga ke pelosok bumi. Memang tak bisa disangkal, batik sudah menjadi panutan dan membawa Indonesia menjadi lebih dikenal diseluruh dunia.
Dilihat dari sejarah, munculnya batik ini sudah ada sejak jaman kerajaan dahulu di Indonesia, dimana dahulu batik merupakan golongan dari kesenian atau kerajinan gambar diatas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga kerajaan jaman dahulu, terutama di Jawa. Awalnya batik dikerjakan hanya sebatas dalam keraton saja yang hasilnya diperuntukkan pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Namun, karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar keraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar keraton. Makin lama kesenian batik ini diikuti oleh rakyat terdekat dan meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang dan menjadi mata pencaharian.
Batik merupaka salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
Karena jaman yang semakin maju, maka batik juga mengikuti perkembangan jaman yang ada, seperti batik yang dahulu hanyalah sebuah kain yang biasa dililitkan untuk menjadi sarung, sekarang ini sudah berkembang menjadi berbentuk busana atau pakaian yang siap pakai. Begitu pula dengan corak yang ada semakin beragam
BAB II
PEMBAHASAN

Sejarah pembatikan di Indonesia berkait erat dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Tanah Jawa. Dalam beberapa catatan, pengembangan batik banyak dilakukan pada masa-masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerjaan Solo dan Yogyakarta. Jadi kesenian batik di Indonesia telah dikenal sejak zaman kerjaan Majapahit dan terus berkembang kepada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan ialah semuanya batik tulis sampai awal abad ke-XX dan batik cap dikenal baru setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920. Adapun kaitan dengan penyebaran ajaran Islam. Banyak daerah-daerah pusat perbatikan di Jawa adalah daerah-daerah santri dan kemudian Batik menjadi alat perjaungan ekonomi oleh tokoh-tokoh pedangan Muslim melawan perekonomian Belanda.
Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.
Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia yang sampai saat ini masih ada. Ada berbagai ragam batik yang sungguh memperkaya budaya batik diantanya adalah Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan. Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari.Batik lukis adalah proses pembuatan batik dengan cara langsung melukis pada kain putih.
Dalam dunia batik ada beberapa motif yang berbeda. Perbedaan motif ini biasa terjadi dikarnakan motif-motif itu mempunyai makna, maksudnya bukan hanya sebuah gambar akan tetapi mengandung makna yang mereka dapat dari leluhur mereka, yaitu penganut agama animisme, dinamisme atau Hindu dan Buddha.
Perkembangan Batik dilihat sekarang ini kian membaik yang tadinya hanya digunakan untuk pakaian keluarga istana kemudian menjadi pakaian yang digunakan oleh rakyat dan digemari baik pria maupun wanita. Batik pertamakali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto pada waktu itu beliau mengenakan Batik saat menghadiri Konferensi PBB.
Namun, Sangat disayangkan budaya dan warisan Nusantara ini sempat diakui oleh Negeri tetangga hal ini dikarenakan rasa sayang dan simpati kaum muda yang tidak bangga dan percaya diri dengan produk sendiri, mereka lebih suka memakai baju dengan merk dan produk luar ketimbang menggunakan Batik itu sendiri. Dan yang lucunya adalah ketika rakyat mengetahui batik telah diakui oleh negri tetangga barulah panik dan ada juga yang semangat mengajak perang dengan Negeri tetangga..
Sudah selayaknya kita kaum muda untuk menggunakan dan melestarikan salah satu budaya kebanggaan Indonesia ini. Semua ini belum terlambat. Negri lainnya boleh mengklaim Batik milik mereka namun jika kita sebenarnya pemilik Batik itu seberarnya mampu membuktikan, mencintai dan bangga menggunakan Batik itu sendiri. Dengan sendirinya Mereka dan dunia akan tau siapa pemilik Batik sebenarnya.
Sejak 2008, pemerintah telah melakukan penelitian lapangan dan melibatkan komunitas serta ahli batik di 19 provinsi di Indonesia untuk menominasikan batik sebagai warisan budaya tak benda kemanusiaan dari UNESCO dan oleh UNESCO menilai batik, karena penilaian terhadap keragaman motif batik yang penuh makna filosofi mendalam. Di samping itu pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah nyata untuk melindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun
Faktanya sekarang adalah budaya dan teknik batik telah diakui resmi oleh dunia, bahwa Indonesia adalah “pemiliknya”. Setelah itu, apa yang harus kita lakukan dengan harta berharga yang ibaratnya sudah ada di tangan ini? Yang pertama, jelas upaya untuk terus mempertahankan, tidak hanya sekarang atau saat ada konflik saja, tetapi untuk seterusnya. Tentu yang dimaksud dengan mempertahankan bukan berarti hanya sekadar membiarkan seperti sediakala apa adanya. Jika hanya itu yang dilakukan, akan menjadi sangat sia-sia adanya peresmian budaya batik dari pihak internasional yang telah dilakukan itu.
Upaya mempertahankan yang dilakukan seharusnya juga mencakup penumbuhan pola pikir bahwa warisan budaya bukan hanya sebuah peninggalan relic (benda purbakala) yang akan diletakkan di museum semata. Budaya warisan nenek moyang tersebut adalah teknik dan produk yang bernilai dan masih amat relevan dengan kehidupan sehari-hari kita sekarang. Maka kita yang telah mendapatkan warisan budaya batik turut memelihara seni budaya batik ini agar dari generasi kegenerasi mencintai dan bangga dengan batik. Sebagai wujud cinta dan bangga kita marilah membudayakan dengan mengenakan batik.



























BAB III
K E S I M P U L A N

Batik merupakan salah satu wujud kebudayaan nusantara dan juga sebagai salah satu warisan dunia yang dihasilkan dari bangsa Indonesia. Batik merupakan kain yang dihiasi oleh motif-motif yang memiliki ciri khas tertentu yang dibuat dengan tangan dengan teknik tertentu.
Batik juga merupakan sebuah tradisi turun temurun. Sehingga terkadang suatu motif dapat dikenali berasal dari suatu daerah atau keluarga tertent.. Saat ini Batik telah dikenali dunia dan dianggap sebagai salah satu warisan dunia dan telah diakui oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization).
Dunia telah mengaakui bahwa batik adalah warisan budaya bangsa Indonesia, untuk itu batik sebagai produk budaya rakyat juga harus disosialisasikan kembali ke dalam kehidupan masyarakat. Batik selama ini masih dipandang sebelah mata jika disandingkan dengan modernitas. Padahal, batik jelas-jelas tidak kalah dari segi keindahannya, bahkan mempunyai nilai estetik tersendiri. Sosialisasi batik sebagai bahan pakaian sehari-hari adalah salah satu upaya menyatukan batik untuk kembali ke masyarakat sekaligus meningkatkan prestise batik sebagai pakaian sehari-hari, di samping tentunya sebagai pakaian formal. Pengembangan mode batik bisa menjadi bagian dari usaha memperkenalkan batik kepada dunia modern dan juga promosi budaya bangsa.
Dengan adanya pemaksimalan warisan budaya yang holistik seperti itu, budaya dan produknya tidak hanya seperti benda kuno yang selalu butuh perawatan saja, tetapi bermanfaat bagi semua orang. Itulah sebenarnya maksud dari sebuah budaya yang dibentuk oleh para leluhur kita, budaya sebagai bagian keseharian masyarakat, dan pada perkembangannya, mempunyai manfaat bagi semua.






DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Batik#Referensi
2. http://esq-news.com/pendidikan-kebudayaan/2009/09/08/414/unesco-akui-batik-budaya-indonesia.html
3. http://jakarta45.wordpress.com/2009/10/10/seni-budaya-batik-indonesia-batik-malaysia-dan-hari-batik/
4. http://blog.batikputrabengawan.com/budaya-batik.php
5. http://esq-news.com/pendidikan-kebudayaan/2009/09/08/414/unesco-akui-batik-budaya-indonesia.html
6. http://www.fashionbiz.co.id/index.php?option=com_content&view=article&catid=35%3Azoom&id=160%3Abatik-produk-kebanggaan-indonesia&Itemid=58
7. http://maghoodaxdesoo.wordpress.com/2010/10/13/di-bawa-kemana-batik-indonesia/
8. http://satriaputralandonbarker.blogspot.com/2011/03/seni-budaya-batik-indonesia.html
9. http://treest.wordpress.com/2009/03/07/batik-indonesia-kebudayaan-asli-yang-kurang-terjaga/





.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar